Awal bulan Juli 2020, sebanyak 145 orang Calon mahasiswa baru (Camaba) Ikuti Ujian CAT Online Virtual

By Admin


nusakini.com - Di tengah pandemi Covid-19 yang sedang menyerang berbagai negara termasuk Indonesia tidak menyurutkan semangat siswa/i SLTA/sederajat seluruh Indonesia mengikuti proses penerimaan mahasiswa baru (PMB) Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI). Hal ini terbukti dari sejumlah provinsi di Indonesia dan animo masyarakat sebesar 485 orang yang terdaftar pada aplikasi sistem online PMB PEPI.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyatakan Pandemi Covid-19 ini sangat luar biasa dampaknya bagi aspek kehidupan kita. Namun pertanian tidak boleh berhenti terutama untuk melawan serangan ini.

Sesuai salah satu programnya “Kementerian Pertanian terus melakukan gerakan penumbuhan generasi muda milenial di bidang pertanian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan informasi. Salah satu upaya yang dilakukan dengan memperkuat pelatihan dan pendidikan vokasi untuk melahirkan sumber daya manusia terampil yang siap memasuki dunia kerja”, Tegas Dedi Nursyamsi Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian.

PMB PEPI tahun akademik 2020/2020, di masa pandemi COVID-19 pada jalur Umum, akan dilaksanakan Ujian Computer Assisted Test (CAT) secara Online virtual.

Hal senada disampaikan Wakil Direktur III bidang kemahasiswaan Tatang Suryadi menyatakan bahwa PEPI telah menseleksi 145 orang Camaba yg dinyatakan lulus verifikasi berkas Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) pada website www.pmb.pepi.ac.id jumat (19/06).

Ujian CAT Online Virtual PEPI rencananya akan dilaksanakan diawal bulan Juli 2020 dan dilakukan secara serentak dengan Politeknik Kementerian Pertanian. Camaba yang berasal dari Prov Jambi sebanyak 2 Orang, Prov. Sumatera Utara 5 Orang, Prov. Sumatera Selatan 2 Orang, Prov. Sumatera Barat 1 Orang, Prov. Lampung 6 Orang, Prov. Banten 33 Orang, Prov. D.K.I. Jakarta 18 Orang, Prov. D.I. Yogyakarta 3 Orang, Prov. Jawa Barat 41 Orang, Prov. Jawa Tengah 24 Orang, Prov. Jawa Timur 7 Orang, Prov. Nusa Tenggara Barat 1 Orang dan Prov. Kalimantan Barat 2 Orang. 

“Nantinya akan diberikan pembekalan kepada Calon Mahasiswa Baru (Camaba) yang akan melaksanakan Ujian CAT Online Virtual agarpelaksanaan ujian lancar dan sukses. Ujian CAT (Computer Assisted Test ) Online Virtual adalah suatu metode seleksi dengan alat bantu komputer yang digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar bagi Camaba yang dapat dilakukan dimana saja secara virtual meskipun dari daerah/ tempat asal masing-masing”, ujar tatang.

Dengan sistem aplikasi ini, Camaba langsung mengerjakan soal ujiannya di layar monitor komputer/laptop sementara pengawas dapat mengontrol secara Online virtual. Pengoperasiannya cukup mudah dan sistem durasi waktu bisa di kendalikan.

Tatang menambahkan bahwa Soal dengan bentuk multiple choice mempermudah camaba memilih dengan satu klik cukup. Sistem aplikasi ini bersifat lockdown dimana camaba pd saat akses tidak bisa melakukan browser ke halaman lain dan terfokus pada soal ujian. 

“Peserta akan diberikan link password untuk akses masuk pada saat ujian dan Pengawas melakukan absensi, sebelum ujian CAT Online Virtual dimulai dengan melihat kartu tanda peserta yang dimiliki peserta sesuai dengan wajah peserta dan peserta wajib mengirimkan kartu tanda ujian peserta 3 (tiga) hari sebelum pelaksnaan ujian”, Ujar Tatang.

Soal Ujian CAT Virtual berjumlah 50 soal dengan 3 jenis soal diantaranya Matematika dengan bobot nilai 40%, Fisika dengan bobot nilai 40% dan Bahasa Indonesia dengan bobot nilai 20%. Soal-soal tersebut berasal dari Tim Bank soal Pusat Pendidikan Pertanian - Kementerian Pertanian.(drea)